Ziarahi Makam Syekh Mahmud dan Ziarah di Makam Papan Tinggi, Barus
Cerita Lubuk Linggau – Ziarahi Makam Syekh Mahmud Cak Imin yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) melakukan kunjungan ziarah ke kompleks Makam Papan Tinggi di Desa Penanggahan, Kecamatan Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
Makna Ziarah
Dalam kesempatan itu, Cak Imin menyampaikan bahwa pemilihan Barus sebagai lokasi puncak Hari Santri memiliki makna historis mendalam:
Hari Santri kali ini kita mulai dari titik nol, di mana dari situlah ajaran, doktrin, dan nilai menjadi sistem kehidupan sosial‑keagamaan, menjadi sistem pendidikan…”
Ziarah ke makam Syekh Mahmud dianggap sebagai penghormatan kepada para ulama yang menjadi perintis dakwah Islam di Indonesia, serta pengingat akar sejarah pesantren dan kehidupan santri.
Baca Juga: Bisa Capai 37 Derajat Celcius, Ini Faktor yang Bikin Suhu Indonesia Panas
Tantangan Akses dan Rencana Eskalator
Kenapa Eskalator?
Beberapa poin yang menjadi argumentasi mengapa ide eskalator ini layak dipertimbangkan:
Akses saat ini sangat menantang, dengan anak tangga bertahap yang melelahkan banyak peziarah.
Meski gagasan eskalator terdengar menjanjikan, terdapat sejumlah hal yang harus diperhatikan:
Infrastruktur di ketinggian dan lokasi perbukitan sering memiliki tantangan teknis: kontur tanah, kemiringan, stabilitas, dan pemeliharaan jangka panjang.
Biaya dan perencanaan harus matang—tidak sekadar gagasan kampanye saja, tetapi harus dilakukan feasibility, dampak lingkungan, sosial, dan teknis.
Memastikan bahwa fasilitas baru tidak mengurangi suasana spiritual dan keaslian tempat ziarah, yang banyak dihubungkan dengan usaha, pengorbanan, dan refleksi.
Ziarahi Makam Syekh Mahmud Reaksi Cak Imin dan Implikasinya
Walaupun saya belum menemukan kutipan langsung di mana Cak Imin menyebut “saya senang akan ada eskalator di Makam Papan Tinggi”, namun kunjungannya ke lokasi ziarah ini dan timing acara yang berkaitan dengan Hari Santri Nasional jelas menunjukkan bahwa ia mendukung upaya peningkatan fasilitas di kawasan religi Barus.
Sambut Baik Rencana Eskalator
Cak Imin juga merespons positif rencana pembangunan eskalator atau akses alternatif menuju kompleks makam yang berada di atas bukit dengan lebih dari 700 anak tangga.
saya senang dan mendukung inisiatif pembangunan eskalator di kawasan ini. Ini akan sangat membantu masyarakat yang ingin ziarah tapi kesulitan karena aksesnya cukup berat,” kata Cak Imin.
Ziarahi Makam Syekh Mahmud Pengembangan Wisata Religi
Pemerintah daerah Kabupaten Tapanuli Tengah sebelumnya telah mengusulkan pengadaan jalur bantu seperti eskalator, jalur landai, atau lift luar ruang untuk memperluas akses wisata religi di Papan Tinggi. Lokasi ini dinilai memiliki potensi besar sebagai kawasan sejarah dan spiritual yang dapat menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.






